Oleh Kyai Kampung, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy
Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU melahirkan Kekecewaan yang disikapi dengan Fitnah:
PKB come back.
Dengan menyodorkan dua fakta obyektif egaliter:
1. Profesional - Mumpuni
2. Keterwakilan Wilayah
Ketua PBNU Terpilih Gus Kikin, menyodorkan Lukman Edy sebagai Sekjend PBNU
1. Mantan Menteri PDT
2. Mantan Sekjend PKB
Kabarnya, Gus Ipul kebakaran kumis lalu kecewa
Aksi kecewanya tersebut lantas menimbulkan api entah siapa yang bikin api lantas timbullah asap fitnah ala gosip murahan.
PKB come back
Padahal semua orang di NU tau bahwa LE alias Lukman Edy adalah operstor lapangan Gus Kikin dan punya pengalaman mumpuni untuk memangku dan mengampu posisi Sekjend PBNU.
Tentu Gus Kikin akan merasa nyaman bila tim suksesnya yang jadi Sekj dibandingkan Gus Ipul yang kalau dilakukan survei hari ini, seluruh PCNU dan PWNU tidak akan ada yang mau Gus Ipul sebagai Sekjend lagi.
Pada posisi dan kondisi begini, saya HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy mendukung sikap profesional dan egaliter Gus Kikin.
PBNU memang bukan PWNU Jatim.
1. Rais Aam PBNU - JAWA TIMUR
2. Ketum PBNU - JAWA TIMUR
Masa jabatan lainnya diisi orang Jawa Timur semua?
Saya dan rasanya semua Jamaah NU mendukung Gus Kikin menyusun pengurus PBNU yang Indonesia bukan PBNU Jawa Timur
Terus maju Gus Kikin !!!
Semoga para muassis membersamai panjenengan.
Bismillah.